Senin, 27 Juli 2015

Rusia Respon AS dengan Kirim Bomber Supersonik

Pemerintah Amerika Serikat (AS) terus melakukan pelatihan militer ke negara-negara Eropa. Pemerintah Rusia pun meresponsnya dengan mengirim pesawat pengebom supersonik ke Krimea untuk memperkuat pertahanan.


Bomber Tu-22M3 Rusia
Bomber Tu-22M3 Rusia

Seperti diberitakan Sputnik, Sabtu (25/7/2015), Badan Pertahanan Rusia diharapkan akan menerima enam pesawat pengebom jarak jauh jenis Tu-22M3 modern pada akhir 2015. Namun, tanggal pasti pengiriman ke Laut Hitam belum dipublikasikan.

Pesawat Tu-22M3 menawarkan jangkauan maksimum 4.200 mil dan memiliki radius tempur 1.500 mil.

Pesawat itu dipersenjatai dengan 23 mm GSH-23 meriam di bagian ekor pesawat yang dikendalikan dari jarak jauh. Kemudian, rudal jarak jauh antikapal yang disebut Raduga Kh-22 dan rudal udara atau Raduga Kh-15.

Militer Rusia mengoperasikan lebih dari 100 pesawat 100 Tu-22Ms. Mereka membutuhkan dana segar sebesar USD400 untuk meng-upgraged pesawat menjadi lebih modern. Pembaruan dijadwalkan selesai pada 2020.

Penyebaran pesawat pengebom supersonik ini berkaitan dengan latar belakang AS memperkuat latihan militer negara Eropa Timur dan negara Baltik. Negeri Paman Sam melakukan itu untuk melindungi mereka dari ancaman Rusia agar kejadian di Ukraina tidak terulang. (Okezone)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar