Senin, 24 Februari 2014

Pesanan Helikopter Cougar TNI AU Akan Ditambah Menjadi 16 Unit



Helikopter EC-725 Cougar (photo : Laurence M Bean)

EC-725 Cougar, Pengisi Squadron Helikopter Baru TNI AU

Liputan6.com, Jakarta TNI Angkatan Udara terus mengembangkan kemampuannya untuk menjaga pertahanan Tanah Air, baik melalui pelatihan rutin maupun pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista). Selain itu, TNI AU juga menambah satuan dalam angkatan udara (Squadron), salah satunya Squadron 9.


Proyeksi Kemampuan Kapal Selam Australia dan Indonesia

Proyek kapal selam Australia dimulai sekitar tahun 1982. Proyek Collins class ini merupakan desain unik yang disesuaikan dengan persyaratan Australia. Bagian kapal selam pertama dibangun oleh Kockums di Swedia, namun sebagian besar pekerjaan dilakukan di Australia oleh galangan kapal lokal milik pemerintah. Keseluruhan kapal kedua sampai keenam dibangun secara lokal.


HMAS Rankin, Australian Collins-class (photo: Seaman Ryan C. McGinley)


Sabtu, 22 Februari 2014

Wujudkan Roket Anak Negeri RX-550, Lapan Gandeng Ukraina



RX550 LAPAN


Jakarta (MI) : Indonesia punya ambisi besar dalam bidang antariksa: bisa membawa satelit buatan sendiri ke luar angkasa dengan menggunakan roket karya anak negeri. Tak lagi harus 'digendong' wahana peluncur satelit milik asing yang menuntut bayaran mahal.

Kapal Induk Hanya untuk Negara Bermiliter Kuat



 
asia-2
Impian kapal induk TNI (baca: kemampuan projeksi jauh di luar wilayah sendiri) tidaklah terlalu jauh. Keinginan Indonesia kembali menjadi kekuatan regional berbanding perkembangan kekuatan di negara sekitar, membuat TNI sudah waktunya melirik rudal anti-kapal jarak jauh (lebih dari 300-400 km) land based atau platform kapal permukaan dan kapal selam. Agar sekedar bisa seimbang dalam kemampuan projeksi negara lain di kawasan, Indonesia butuh alutsista semacam strategic bomber, Kapal selam nuklir, Destroyer dan untuk kekuatan udara adalah kapal induk. Atau kekuatan regional cuma jargon semu.
Kapal Induk

Paskhas dan Interfet: Timor Timur 1999 (Historia)



 
raaf-c103
Pesawat RAAF C-130H Hercules, A97-011
Pagi itu 20 September 1999, sekitar pukul 7 waktu Dilli, pesawat Hercules A97-011 mendarat di Bandara Komoro Dili, membawa pasukan multinasional yang dipimpin Australia (INTERFET), dari Darwin. Tugas pertama yang diterima  pasukan ini adalah mengamankan bandara udara.

Israel Miliki 400 Senjata Nuklir

Israel selama ini menginginkan kehancuran terhadap negara Timur Tengah yang diduga memiliki senjata nuklir. Namun Israel sendiri diketahui memiliki 400 senjata nuklir yang sengaja tidak pernah mereka ungkap.


Israel Miliki 400 Senjata Nuklir

Laporan mengenai kepemilikan senjata nuklir oleh Israel ini sudah dibuka setelah seorang teknisi Israel, Mordechai Vanunu melontarkan hal tersebut, 1986 lalu. Vanunu sebelumnya bekerja di lokasi nuklir tertutup di Dimoni.


Oposisi Suriah Tembak Jatuh Pesawat Sukhoi

Pertempuran terus berlanjut antara tentara reguler Suriah dan pasukan oposisi di seluruh negeri dan mengklaim puluhan nyawa melayang. 


Pesawat-pesawat tempur Suriah menurunkan banyak tong bubuk di Masaken Hanano di Gubernuran Aleppo sementara oposisi Tentara Pembebasan Suriah mengklaim mereka menembak jatuh sebuah pesawat tempur Sukhoi di pinggiran Damaskus.
 


Setidaknya 50 orang, terutama pengungsi Suriah, tewas akibat serangan bom mobil di dekat perbatasan dengan Turki pada Kamis.

Pemboman dahsyat hanya 30 meter dari penyeberangan perbatasan Suriah Bab-Esselame dekat Kilis, provinsi selatan Turki, menyebabkan puluhan terluka, kata laporan Komisi Umum Revolusi Suriah (SRGC) Kamis malam.

Para korban terluka telah dirawat di rumah sakit di Kilis, kata SRGC, dan mencatat bahwa ini adalah serangan unggul dari Negara Islam di Irak dan Mediterania.(POL)