Lebanon (MI) : Sebagai salah satu unit dari Maritime Task Force (MTF)
di bawah bendera Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Satgas Maritim TNI
Konga XXVIII-F/UNIFIL menerima kedatangan tim inspeksi dari PBB, Jumat
(2/5/2014), untuk melaksanakan Contingent Owned Equipment (COE) Inspection.
Pembahasan Pertahanan dan keamanan Negara Kesatuan Republik INDONESIA dan Dunia
Minggu, 04 Mei 2014
Jepang Tak Akan Jadi Kekuatan Militer Besar
Peringkat Ekonomi Indonesia Masuk 10 Besar Dunia
JAKARTA-(IDB) : Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan telah menerima laporan dari Menteri
Keuangan Chatib Basri ihwal Bank Dunia yang telah menetapkan peringkat
ekonomi negara-negara di dunia tahun ini.
"Alhamdulillah ekonomi Indonesia, oleh World Bank, ditetapkan sebagai ekonomi nomor 10 di dunia," kata SBY, saat meresmikan Rajawali Televisi, di Jakarta Convention Center, Sabtu 3 Mei 2014.
Menurut SBY, peringkat ekonomi Indonesia tahun ini berada di bawah 9 negara, yakni Amerika Serikat, China, India, Jepang, Jerman, Rusia, Brasil, Prancis, dan Inggris. "Tentu ini awal yang baik," ujar mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan ini.
Namun, dia menambahkan, jalan Indonesia untuk menjadi negara maju masih panjang. "Masih banyak yang harus kita benahi, masih banyak permasalahan yang harus kita atasi, di sana-sini masih ada kekurangan kita," ucap SBY.
"Alhamdulillah ekonomi Indonesia, oleh World Bank, ditetapkan sebagai ekonomi nomor 10 di dunia," kata SBY, saat meresmikan Rajawali Televisi, di Jakarta Convention Center, Sabtu 3 Mei 2014.
Menurut SBY, peringkat ekonomi Indonesia tahun ini berada di bawah 9 negara, yakni Amerika Serikat, China, India, Jepang, Jerman, Rusia, Brasil, Prancis, dan Inggris. "Tentu ini awal yang baik," ujar mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan ini.
Namun, dia menambahkan, jalan Indonesia untuk menjadi negara maju masih panjang. "Masih banyak yang harus kita benahi, masih banyak permasalahan yang harus kita atasi, di sana-sini masih ada kekurangan kita," ucap SBY.
Perjuangan “Indonesian Airways” di Burma
Indonesian Airways didirikan pada tahun 1949 oleh perwira-perwira AURI (Angkatan Udara Republik Indonesia) yang waktu itu berada di India, dibantu oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di India serta perwakilan RI di Rangoon, Burma.
Keunggulan Helikopter Baru TNI AL, Anti-Kapal Selam
PT DI Akan Rakit Helikopter Anti Kapal Selam Untuk TNI AL
Pemerintah Republik Korea Tindak Lanjuti Pembicaraan Perluasan Kerjasama Pertahanan Kedua Negara
Langganan:
Postingan (Atom)



