Presiden
Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa Rusia bisa saja meningkatkan
kehadiran militernya kembali di Suriah dalam beberapa jam, meskipun kini
militer Rusia mulai menarik diri dari Suriah setelah meluncurkan
serangan udara lebih dari lima bulan.
Berbicara di salah satu
ruang termegah di Kremlin tiga hari setelah dia memerintahkan sebagian
pasukan Rusia untuk menarik diri dari Suriah, Putin mengungkapkan bahwa
dia meninggalkan sejumlah kecil pasukan tempur Rusia untuk membatu
tentara pemerintah yang loyal kepada Presiden Suriah, Bashar al-Assad.
"Saya
yakin bahwa kita akan melihat keberhasilan yang baru dan serius dalam
waktu dekat," kata Putin dalam acara penganugerahan lebih dari 700
anggota militer, Kamis (17/3).
Kementerian
Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa kloter pertama pesawat militer
mereka sudah meninggalkan pangkalan udara Hmeymim di Latakia, Suriah,
pada Selasa (15/3), setelah Presiden Vladimir Putin memerintahkan pasukan udaranya untuk angkat kaki karena misi telah tercapai.
Seperti
diberitakan Reuters, kloter pertama tersebut termasuk Sukhoi-34.
Nantinya, semua kloter pesawat akan didampingi oleh Tupolev-154 atau
Ilyushin-76 yang membawa para personel teknis dan kargo.
Kemenhan
Rusia mengatakan bahwa 50 pesawat tersebut akan menempuh perjalanan
5.000 kilometer dan mengisi bahan bakar di pangkalan perantara Rusia.
MBT Leopard 2 TNI AD (photos : Kaskus Militer)
Komisi
I DPR mengunjungi Markas Batalyon Kavaleri 8 Kostrad di Pasuruan, Jawa
Timur, yang menjadi operator tank tempur utama-main battle tank (MBT)-
Leopard buatan Krauss-Maffei dan Rheinmetall, Jerman, Jumat (19/2).
Ternyata tank kebanggaan yang dibeli era Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono itu masih kurang kelengkapannya sehingga belum dapat
beroperasi maksimal. Tidak hanya kelengkapan tank Leopard yang belum
dipenuhi TNI, sarana latihan pun masih terbatas.
Starstreak dengan platform Land Rover 4x4 (photo : Jane's)
TRIBUNPEKANBARU.COM,
DUMAI - Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan memastikan dalam waktu
dekat, prajurit Den Arhanud Rudal 004 Dumai bakal mendapat alutsista
baru. Yakni rudal pertahanan udara Starstreak dari Thales, Inggris.
Oplot-M MBT (photo : military-informant)
Representatives
of the Armed Forces of the Kingdom of Thailand visited the Kharkov
plant Malyshev : this time - for the purpose of acceptance of another
batch of "Oplot-M" tanks made now in the "Thai contract."
KRI Teluk Bintuni 520 LST (photo : DRU)
JAKARTA,
KOMPAS — Indonesia belum memiliki landing ship tank (LST) khusus
pengangkut tank tempur Leopard. Karena itu, KRI Teluk Bintuni-520
dimodifikasi demi keperluan tersebut. Sekretaris Jenderal Kementerian
Pertahanan Laksamana Madya Widodo yang ditemui di Jakarta, Kamis (17/3),
mengatakan, semula KRI Teluk Bintuni dirancang mengangkut tank-tank
Korps Marinir ukuran 30 ton.
KRI Nagabanda 403 (photos : Korps Hiu Kencana)
Kapal selam
pertama pesanan Indonesia yang dibuat oleh galangan kapal selam Korea
Selatan DSME konstruksinya telah selesai dan kapal siap diluncurkan.