Senin, 26 Oktober 2015

Dua polisi dan tujuh anggota ISIS tewas di Turki



Dua polisi dan tujuh anggota ISIS tewas di Turki
Pekerja menutupi kantor polisi yang rusak akibat serangan di Istanbul, Turki, Senin (10/8). (REUTERS/Huseyin Aldemir)
Diyarbakir, Turki (ANTARA News) - Dua polisi Turki dan tujuh anggota kelompok Negara Islam (Islamic State of Iraq and Syria/ISIS) tewas dalam pertempuran yang terjadi setelah polisi menggerebek selusin lebih rumah di Turki bagian tenggara pada Senin pagi menurut sumber-sumber keamanan.

Bentrokan di Distrik Kayapinar, Kota Diyabakir, yang sebagian besar penduduknya suku Kurdi, masih berlangsung hingga saat, kata sumber keamanan.

Saling Tawarkan Jet Tempur, AS-Rusia Berebut Pengaruh di Indonesia


Tawaran Pemerintah Amerika Serikat (AS) atas pembelian F-16V kepada Indonesia disinyalir untuk merebut perhatian Indonesia dari Rusia.
Pasalnya, pemerintah melalui Kementerian Pertahanan telah lebih dahulu memutuskan untuk membeli pesawat tempur Sukhoi SU-35 buatan Rusia sebagai pengganti F-5 Tiger sebelum adanya tawaran AS tersebut.

Pangkalan Militer Raksasa Rusia di Arktik Hampir Rampung

Proyek pembangunan pangkalan militer raksasa Rusia di Arktik hampir rampung. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan proyek pangkalan militer besar-besaran itu sudah mencapai 97 persen.

Kawasan Arktik selama ini diperebutkan negara-negara besar, terutama Rusia dan Amerika Serikat. Sebab, wilayah itu kaya minyak dan mineral alam lainnya.


Pangkalan Militer Raksasa Rusia di Arktik Hampir Rampung

Pangkalan militer Rusia besar-besaran di Arktik itu dibangun di Alexandra Land, bagian dari kepulauan Franz Josef. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, tim konstruksi telah membangun jalan di pulau terpencil dengan menggunakan teknologi terbaru untuk menghindari hilangnya energi.

Saab dan Selex Tawarkan Radar Canggih Untuk Pesawat Tempur KFX/IFX

Selama pameran Seoul International Aerospace and Defense Exhibition (ADEX), yang berlangsung dari 20 – 25 Oktober, beberapa perusahaan pembuat radar Eropa berusaha untuk merayu Korea Selatan yang tampaknya kecewa dengan AS.


Saab dan Selex Tawarkan Radar Canggih Untuk Pesawat Tempur KFX-IFX


Setelah perusahaan Saab Swedia menawarkan peengembangkan radar AESA dengan Korea Selatan. Kini giliran perusahaan Selex, bagian dari Finmeccanica mengajukan radar Captor-E yang selama ini menjadi radar andalan pesawat tempur Eurofighter Typhoon.

Spesifikasi F-16V Tak Istimewa

Pesawat tempur F-16 Viper atau F-16V, yang ditawarkan pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, ternyata tidak bisa dikatakan istimewa.

Pengamat Penerbangan Chappy Hakim menjelaskan, spesifikasi pesawat jenis F-16V tidak memiliki keunggulan khusus selain sebagai varian tipe F-16 yang sudah diproduksi sebelumnya.


F-16 Viper

“Itu varian saja dari F-16 yang sudah ada. Kalau yang baru kan harusnya sudah sampai 26 (F),” ujar Chappy seperti dilansir Sindonews, Sabtu (24/10/2015).

Klaim AS bahwa F-16V sebagai jet tempur tipe baru, nyatanya  F-16 dan variannya sudah banyak dimiliki Indonesia. Meski begitu, Chappy mengakui pesawat ini cocok untuk kawasan Asia Tenggara.

Seoul Debates Best Strategy to Acquire AESA Radar




KFX radar (image : ilbo)

SEOUL, South Korea — South Korean defense officials are in a quandary over how to acquire an active electronically scanned array (AESA) radar, a key component for the country’s fighter development program code-named KF-X, following the US refusal to transfer the advanced radar technology.

Korea Tries its Hand at Blocked Jet Technologies



KFX/IFX fighter (image : wasco)

SEONGNAM, Gyeonggi - Despite the recent controversy about Washington’s refusal to transfer technologies essential to building advanced fighter jets, Korea has already managed to develop some of the required systems, the JoongAng Ilbo learned Thursday.