Selasa, 12 Januari 2016

Korea Utara Tahan seorang pria yang diduga Intelijen Amerika Serikat

Saluran televisi berita CNN hari Senin (11/1/2016) melaporkan bahwa Pemerintah Korea Utara telah menahan seorang pria warga negara Amerika yang dicurigai melakukan tindakan mata-mata.



Korea Utara Tahan seorang pria yang diduga Intelijen Amerika Serikat

Menurut CNN, seorang pria yang diidentifikasi bernama Kim Dong Chul ditahan oleh Pemerintah Pyongyang dan pihak berwajib telah menuduhnya terlibat dalam spionase dan mencuri rahasia negara.

Rheinmetall to Supply Royal Thai Army with Four Air Defence Systems




Rheinmetall will supply four Oerlikon Skyguard 3 fire control systems and eight 35mm Oerlikon GDF007 Twin Guns (photos : Deagel, Oerlikon)

For the first time ever, the Royal Thai Army has awarded Rheinmetall a major contract for air defence technology. The multi-million euro order encompasses four latest-generation Skyguard systems.


PTDI Buat 4 Unit Prototype N219 Selama Ujicoba



Pesawat N219 (photo : tribunnews)

Jakarta - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) (Persero) telah meluncurkan dan memperkenalkan (roll out) pesawat terbang ringan baling-baling, N219. Setelah roll out, selanjutnya PTDI menuju proses sertifikasi.

Setidaknya, PTDI akan membuat 4 unit prototype (purwarupa) N219 untuk menjalani ujicoba sehingga bisa mengantongi sertifikasi laik terbang.


Intelijen : Gafatar Gerakan Sosial Terselubung

Beberapa orang diduga menghilang usai bergabung dengan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Aliran ini menurut pengamat intelijen, Wawan Heri Purwanto merupakan sebuah gerakan terselubung.


Gafatar Gerakan Sosial Terselubung

"Gerakan ini bukan hal yang baru terjadi, ini merupakan gerakan yang sudah ada sejak lama pecahan dari kelompok Ahmad Musadek, hanya istilahnya saja yang baru," kata Wawan saat dihubungi detikcom, Senin (11/1/2015).

Menurut Wawan, aliran organisasi semacam ini seperti gerakan-gerakan bayangan atau terselubung dengan kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan untuk menutupi aktivitas sebenarnya.

Alasan Pindad Rancang Senapan kaliber Sekelas AK47

PT Pindad (Persero) terus melakukan inovasi produk senjata. Dalam waktu dekat, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) produsen senjata dan kendaraan tempur itu, akan meluncurkan senapan generasi terbaru.


Alasan Pindad Rancang Senapan kaliber Sekelas AK47

Senapan dengan kaliber 7.62 x 51 mm ini memiliki jarak tembak efektif sampai 800 meter. Dengan kemampuan itu, senapan varian baru ini diklaim lebih mumpuni daripada senapan serbu legendaris AK 47, yang memiliki kaliber hampir serupa. Lantas apa alasan Pindad masuk ke senapan serbu sekelas AK 47?


Senin, 11 Januari 2016

Indonesia Mulai Ekspor Kapal Perang Canggih ke Filipina


PT PAL Indonesia (Persero) bakal mengekspor kapal perang perdana made in Surabaya pada Juni mendatang. Ekspor kapal perang ini untuk memenuhi pesanan 2 kapal jenis Strategic Sealift Vessel (SSV) ke Filipina.


Indonesia Mulai Ekspor Kapal Perang Canggih ke Filipina

"Ini pertama dalam sejarah Indonesia ekspor kapal perang. Dari tender internasional terbuka yang kita ikuti, sebanyak 2 kapal SSV," kata Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT PAL, Eko Prasetyanto, kepada detikFinance, Selasa (12/1/2016).

Minggu, 10 Januari 2016

Kisah TNI sengaja biarkan pesawat mata-mata AS Intip Kekuatan Tempur Indonesia



Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, mengunjungi berbagai wilayah perbatasan di Indonesia, beberapa waktu lalu. Salah satu wilayah kerap dilalui pesawat asing, yakni Pulau Saumlaki di Maluku Tenggara Barat. Lokasi wilayah ini memang berbatasan langsung dengan Australia.


Kisah TNI sengaja biarkan pesawat mata-mata AS Intip Kekuatan Tempur Indonesia

Di pos perbatasan sebenarnya sudah memiliki radar untuk mendeteksi pesawat asing ilegal memasuki wilayah Indonesia. Sayangnya, keterbatasan alat lagi-lagi menyusahkan abdi negara lakukan antisipasi. Mereka tidak bisa menyampaikan pesan ke Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) untuk mengirimkan pesawat Sukhoi dari Makassar, Sulawesi Selatan.