Rabu, 17 Desember 2014

Indonesia – Australia War (fiction)


Awal mula minggu lalu, kerjaan sudah mulai menipis. Itu artinya peluang untuk ini dan itu, nganu dan ngono banyak sekali. Iseng-iseng saya buka browser mencari info segalanya mengenai alutista RI.
Memang, barang goib membuat saya ingin mencari tahu barangkali ada artikel A1 terpecaya terselip di google. Ke sana kemari akhirnya browsing tersebut “nyantol “dimari . http://www.kaskus.co.id/thread/531bfcbbfaca17ba35000129/cerita-perang-bukti-harga-diri-bangsa-indonesia-vs-australia .
Harusnya sedari awal saya sadar, jika yang saya temukan ini hanya cerita fiksi. Akan tetapi saya cukup tercengang akan ceritanya. Dapat ditarik kesimpulan adalah:
1. Penulis cukup lihai dan mengerti alutista apa saja yang bertebaran dan bakal “ada” walau info secuil dia dapatkan.
2. Jiwa dan rasa nasionalisme sang penulis Luar Biasa (kita bisa belajar mencintai Negara ini kepada penulis yang dijabarkannya lewat cerita fiksi).
3. Dia sangat mengerti Arah dan pandangan Negara Indonesia. Saya sendiri harus banyak belajar.
4. Penulis sangat handal tentang situasi perkembangan regional dan geo politik.
5. Meski cinta NKRI, penulis jauh memberikan pandangannya kepada “lawan” untuk tidak meremehkan kemampuannya.

Menhan: Perbatasan Malaysia akan Ditangani Serius



 
UAV Heron Australia saat operasi di Afghanistan (Photo: Australian Defence Force)
UAV Heron Australia saat operasi di Afghanistan (Photo: Australian Defence Force)
Jakarta - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berpendapat garis batas antara Indonesia dan Malaysia merupakan permasalahan yang harus segera ditangani. Sering konflik terjadi lantaran pergeseran yang dilakukan sepihak.

Slovakia Ingin Tingkatkan Kerjasama Pertahanan dengan Indonesia



SpGH ZUZANA 155mm

Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menerima kunjungan kehormatan Duta Besar (Dubes) Republik Slovakia untuk Indonesia Michal Slivovic, Selasa, 16 Desember 2014, di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. Maksud kunjungan ini, selain untuk memperkenalkan diri juga dalam rangka membicarakan upaya peningkatan kerjasama kedua negara khususnya di bidang pertahanan.

PN Needs Diesel Electric Submarines for Maritime Deterrence





Philippines needs between three to six diesel electric submarine (photo : HDW)

MANILA (PNA) -- The country needs modern and up-to-date diesel electric submarines for maritime deterrence.

"We need submarines for deterrence," Rear Admiral Caesar C. Taccad, Navy vice commander, said Wednesday at the Armed Forces of the Philippines modernization briefing.

KrAZ to Supply its Trucks to Laos





KrAZ-6322 6x6 truck (photo : KrAZ)

AutoKrAZ” has entered into contract for delivery of a large batch of AWD trucks to Lao People’s Democratic Republic.

The 6x6 KrAZ-6322 trucks will be built in basic configuration and provided with engine meeting Euro 0 emissions standard.  This model has been chosen by customer for a reason, as long as for operation in tough environmental conditions he needed a vehicle that performs as the KrAZ-6322 truck and features excellent cross-country ability, easy operation, maintenance and repair, reliability and ruggedness.

Raul Castro: Kuba akan `jalin kembali hubungan diplomatik` dengan AS



Raul Castro: Kuba akan `jalin kembali hubungan diplomatik` dengan AS
Fidel Castro (kanan) dan Raul Castro (kiri) (FOTO ANTARA/REUTERS)

Kami telah sepakat untuk membangun kembali hubungan diplomatik setelah lebih dari setengah abad."
Havana (ANTARA News) - Presiden Kuba Raul Castro mengatakan, Rabu, Kuba telah setuju untuk menjalin kembali hubungan diplomatiknya dengan musuh Perang Dingin negara itu, Amerika Serikat, setelah pertukaran tahanan yang dilakukan kedua negara membuka jalan bagi terobosan bersejarah.

Prancis kutuk serangan bom "kejam" di Yaman


Prancis kutuk serangan bom
Ilustrasi. Petugas penyelamat mencari korban yang masih hidup di rumah Duta Besar Iran setelah serangan bom mobil di Sanaa, Yaman, Rabu (3/12). (REUTERS/Khaled Abdullah)
Paris (ANTARA News) - Prancis Rabu mengutuk serangan bom besar-besaran di kota Radaa, Yaman, Selasa di mana setidaknya 31 orang tewas, termasuk sekitar 20 anak-anak.

"Tindakan ini adalah mengerikan dan (memprovokasi) penghinaan," kata Kementerian Luar Negeri Prancis, lapor KUNA.