Senin, 13 Juni 2016

Damen Introduces New Range of Multi-Role Auxiliary Vessels



Damen Multi-Role Auxiliary Vessels (MRAV). One platform – multiple tasks (all images : Damen)

Dutch shipbuilder Damen has introduced a new range of Multi-Role Auxiliary Vessels (MRAV) during the Oceanographic Survey Vessel Conference taking place in London June 7-9.


Mengintip “Mata” Baru JAS39 Gripen NG




IRST Selex Skyward-G dan radar AESA Selex Raven ES-05 (photo : dunkbear)

Linkoping, Swedia (ANTARA News) - Saat menginjakkan kaki ke dalam hanggar di mana JAS39 Gripen E nomor seri 39-7 berada di samping JAS39 Gripen C, di Linkoping, Swedia, hal yang ada di depan mata langsung bisa mengarahkan pada bagian “hidung” pesawat tempur terkini produksi Saab, Swedia itu.


Korps Marinir Mendapatkan 8 RM-70 Vampir MLRS



Inilah RM Multi Launch Rocket System (MLRS) Kaliber 122 MM Vampire, kendaraan tempur peluncur roket terbaru yang dimiliki Korps Marinir. Ada delapan unit kendaraan tempur RM Multi Launch Rocket System Kal.122 MM Vampire sebagai bagian pembangunan kekuatan Korps Marinir guna memenuhi standar kekuatan pokok minimum. Pelatihan penggunaan alutsista ini dilakukan di lapangan apel Yonroket-1 Mar Kesatrian Sutedi Senaputra Karangpilang, Surabaya, Jumat (10/6). (photo : RMOL)


Tahun 2016 Perdagangan Alutsista global diprediksi sentuh USD 69 miliar

Perdagangan alat utama sistem pertahanan (Alutsista) global berpotensi mencapai USD 69 miliar pada 2016. Itu bakal menjadi rekor tertinggi lantaran penjualan tahun lalu menyentuh USD 65 miliar.

Demikian diungkap IHS Jane dalam laporan terbarunya, seperti diberitakan CNBC, Senin (13/6).


Tahun 2016 Perdagangan Alutsista global diprediksi sentuh USD 69 miliar

Ditengarai, lonjakan penjualan tersebut disulut sejumlah faktor. Diantaranya, peningkatan ketegangan di sejumlah wilayah, termasuk Laut China Selatan, permintaan yang konsisten dari Timur Tengah, dan kebangkitan industri pertahanan Prancis.

Pasukan Tempur Amerika Serikat Minta Dibuatkan Senjata AK-47

Komando Operasi Khusus Amerika Serikat (SOCOM) sedang mempertimbangkan untuk meminta produsen senjata AS menuntaskan salinan rancangan senapan serbu Rusia, AK-47. SOCOM, yang mengawasi unit paling elit di negara itu, berencana menjadikan senapan serbu legendaris itu sebagai senjata perang bagi pasukan AS, seperti dilaporkan Washington Post.


Pasukan Tempur Amerika Serikat Minta Dibuatkan Senjata AK-47

Seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (12/6/2016), SOCOM telah memposting pesanan untuk senjata non-standar dan amunisinya kepada situs kontraktor federal pada awal bulan lalu. Istilah "non-standar" berkaitan dengan senjata yang tidak digunakan oleh AS dan sekutu NATO-nya, termasuk senapan serbu Kalashnikov, senapan sniper Dragunov, dan senjata pesawat 14,5mm.

Milisi Syria Rebut Tank T-90S Tercanggih Rusia

Sebuah grup milisi, bernama “Harakat Nour al-Din al-Zenki” atau “Nour al-Din al-Zenki Movement” dilaporkan telah menangkap sebuah Tank Tempur Utama atau Main Battle Tank (MBT) tercanggih buatan Russia tipe T-90S.

Grup tersebut telah mengunggah sebuah foto dari MBT T-90 dan mengklaim Tank tersebut telah mereka rebut pada sebuah pertempuran yang berlangsung di daerah pertanian Mallah di sebelah utara Aleppo pada 9 Juni kemarin.


Milisi Syria Rebut Tank T-90S Tercanggih Rusia

Laporan tersebut mengungkap bahwa tank tersebut digunakan oleh pasukan Tiger Tentara Arab Syria sebelum akhirnya direbut oleh grup milisi al-Zenki Movement units.

Pada 9 Juni lalu, Pasukan pemerintah Assad melancarkan sebuah serangan di daerah Mallah, tepatnya sebelah utara dari jalan Castello yang strategis, jalan tersebut merupakan jalur suplai terakhir para milisi.

Rabu, 27 April 2016

Tiba Di Filipina Kapal Destroyer Jepang Siaga Atasi kekuatan Cina di LCS

Kapal perusak (destroyer) Jepang dengan nama Ise baru saja tiba di pangkalan angkatan laut Subic di Filipina pagi ini.

"Kapal milik pasukan bela diri maritim (MSDF) Jepang ini tiba pagi ini di Filipina," ujar sumber Tribunnews.com Selasa ini (26/4/2016).


Tiba Di Filipina Kapal Destroyer Jepang Siaga Atasi kekuatan Cina di LCS

Kapal ini untuk mengantisipasi segala sesuatu yang terjadi di Laut China Selatan yang sedang dipermasalahkan saat ini.

Kedatangan kapal perusak berteknologi tinggi ini pun menyusul kapal selam Jepang yang telah datang terlebih dulu di sana untuk tujuan latihan bersama dengan pasukan Indonesia dan Vietnam.