Senin, 25 Mei 2015

ISIS: Kami Akan Beli Senjata Nuklir dari Pakistan


ISIS, melalui majalah propaganda Dabiq, mengatakan akan membeli senjata nuklir dari Pakistan dalam satu tahun ke depan.

Dalam artikel berjudul Perfect Storm, ISIS memiliki miliaran dolar di bank yang bisa membeli senjata nuklir lewat pejabat korup Pakistan.

Korut Mengaku Dapat Membuat Senjata Nuklir dalam Ukuran Kecil




Korea Utara mengklaim memiliki kemampuan untuk membuat senjata nuklir dalam ukuran kecil. Kemampuan ini merupakan salah satu bagian penting dalam pembuatan rudal balistik bersenjata nuklir yang dapat diluncurkan antar benua.

"Kami memiliki kemampuan untuk membuat hulu ledak nuklir menjadi lebih kecil, serta memproduksi beraneka ragam senjata untuk beberapa waktu," bunyi pernyataan militer Korea Utara yang disiarkan oleh kantor berita KCNA, dikutip dari CNN, Rabu (20/5).

Saling Tikam Berebut Laut Cina Selatan


Konflik Laut Cina Selatan menjadi ujian terbesar Cina buat menjadi negara adidaya. Meski bersifat regional, konflik itu mendunia dan mengundang campur tangan pemain besar, termasuk Amerika Serikat dan Indonesia.

MBT T-14 Armata



image 

Australia Merasa Tersindir Soal Rohingya

Pengungsi Rohingya di Aceh
Pengungsi Rohingya di Aceh
Menteri Imigrasi dan Perbatasan Australia Peter Dutton merasa tersindir dengan pernyataan Kementerian Luar Negeri Indonesia yang mengkritik negara-negara penandatangan Konvensi Pengungsi tahun 1951 namun tak bersedia menampung sementara ribuan pengungsi Rohingya. Sementara, pada Kamis kemarin, Perdana Menteri Australia, Tony Abbott secara terang-terangan menolak menampung ribuan imigran ilegal itu kendati termasuk negara yang ikut meneken konvensi tersebut.

Minggu, 24 Mei 2015

Iran ancam bombardir Israel dengan 80 ribu rudal

Iran mengancam akan menembakkan sedikitnya 80 ribu rudal ke Israel setelah Menteri Pertahanan Israel Moshe Ya'alon keliru dikutip pernyataannya oleh sejumlah media.

Kantor berita Iran Fars mengklaim Ya'alon mengancam akan membunuh warga sipil Libanon dengan serangan roket.


Iran ancam bombardir Israel dengan 80 ribu rudal

Dia dikatakan mengucapkan kalimat :"Kami akan menyakiti warga sipil Libanon, termasuk anak-anak. Kami akan melakukan itu pada masa perang yang akan datang."

Kalimat Ya'alon itu menyebar di sejumlah media anti-Israel, seperti dilansir koran the Daily Mail, Jumat (22/5).

Moeldoko: Tidak Ada Negara Besar tanpa Tentara yang Kuat


Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Moeldoko mengatakan sebuah negara besar di dunia pasti mempunyai tentara yang besar pula. “Tidak ada negara besar tanpa tentara yang kuat,” ujar Moeldoko dalam silaturahmi bersama Pemerintah Provinsi Aceh dan tokoh masyarakat di Pendapa Gubernur Aceh, Kamis, 21 Mei 2015.