Minggu, 22 Juni 2014

Kembalikan Kepercayaan Pelayaran Internasional, Bakamla Harus ‘Single Agency’

Kepercayaan pelayaran internasional terhadap aparat keamanan laut (kamla) sangat diperlukan. Selama ini, aktivitas kamla diberitakan negatif oleh International Maritime Organization (IMO), Regional Cooperation Agreement on Combating Piracy and Armed Robbery against Ships in Asia (ReCAAP), dan International Maritime Bureau (IMB). Hal tersebut akan berdampak buruk pada pertahanan NKRI.


Kembalikan Kepercayaan Pelayaran Internasional, Bakamla Harus ‘Single Agency’
Kalakhar Bakorkamla, Laksamana Madya DA. Mamahit.
(Foto: Firmanto Hanggoro)

"Opini negatif mengenai Black Area Sea yang pada akhirnya mempermudah kapal-kapal perang negara berbendera dapat mengawal keluar dan masuk ke Perairan Indonesia," ujar Kepala Pelaksana Harian Badan Koordinasi Keamanan Laut (Kalakhar Bakorkamla), Laksamana Madya D.A Mamahit, beberapa waktu lalu di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).

Australia’s Maritime Identification System Ancam Kedaulatan Laut Indonesia

Australia’s Maritime Identification System (AMIS) dapat mengancam kedaulatan laut Indonesia. AMIS merupakan manifestasi konsep regional maritime security Amerika Serikat yang diterjemahkan Australia untuk menguatkan strategi pertahanan maritim.



“Dengan adanya AMIS, Australia dapat memantau seluruh potensi laut kita melalui radarnya. Mereka menganggap Indonesia adalah jalur strategis yang dapat membendung kekuatan Tiongkok,” ujar Kepala Sub Dinas Penerangan Umum Dispenal Mabesal, Kolonel Laut Suradi AS saat ditemui JMOL di ruang kerjanya.

Hingga Akhir 2014, AL Rusia Akan Terima 50 Lebih Kapal Baru



Novorossiysk, kapal selam dari Project 636

Sebelum akhir tahun ini, Angkatan Laut Rusia akan menerima lebih dari 50 kapal baru, Komandan Angkatan Laut Rusia Laksamana Viktor Chirkov mengatakan pada hari Sabtu.

Salah satunya adalah dari Project 636, yaitu proyek kapal selam diesel listrik yang akan diluncurkan minggu depan. "Pada tanggal 26 juni, kapal selam diesel listrik Rostov-on-Don akan diluncurkan di Dermaga Admiralty untuk Armada Laut Hitam," kata Chirkov.

Australia, Impor dan Produksi Senjata, dan Asia



HMAS Rankin (Kelas Collins)

Asia kini memimpin dunia dalam urusan pertumbuhan belanja militer, total 47 persen dari seluruh perdagangan senjata dunia berasal dari Asia dan Oseania. Sementara belanja militer negara-negara di sekitar Laut China Selatan seperti India dan Pakistan sering menjadi headline di berbagai media, Australia juga meningkatkan belanja militernya.

Jepang Pelajari Sistem Pertahanan Rudal Baru


Peluncuran THAAD

Kementerian Pertahanan Jepang akan melakukan penelitian skala penuh pada sistem pertahanan rudal baru yang nantinya akan melengkapi Jepang untuk mencegat rudal balistik Korea Utara, kata para pejabat Jepang dilansir Japan Times.

Royal Brunei Air Force Signs Aviation Training Contract




The relationship between BAE Systems and RBAF putting students through other training packages, including basic helicopter, multi-engine and instructor training (photo : BAE Systems).


RAAF to Showcase Upgraded Electronic Warfare During Exercise Red Flag 14-2 in Alaska





RAAF C-130J Hercules (photo : RAAF)

The Royal Australian Air Force (RAAF) personnel are participating in the multi-national air-to-air combat training exercise, code-named Red Flag 14-2, at Joint Base Elmendorf-Richardson (JBER) in Anchorage, Alaska, US.

The RAAF contingent includes 68 personnel and a pair of C-130J Super Hercules aircraft.