Rabu, 18 November 2015

Tim TNI Siap Pertahankan Gelar Juara UMUM dalam AARM ke-25 di Thailand

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Mulyono, melepas keberangkatan Tim Lomba Tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-25 TA. 2015 yang akan mengikuti lomba tembak di Bangkok Thailand, bertempat Ruang Serba Guna, Mabesad, Jakarta, Senin (2/11).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakasad Letjen TNI Moh. Erwin Syafitri, Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi, Irjenad, Para Asisten, Kasahli Kasad, Danjen Kopassus, serta Kabalakpus TNI AD.


Tim TNI Siap Pertahankan Gelar Juara UMUM dalam AARM ke-25 di Thailand

Lomba Tembak Angkatan Darat Negara-negara Asean yang biasa disebut Asean Army Rifle Meeting atau AARM merupakan agenda yang telah mendapat kesepakatan bersama Angkatan Darat negara-negara Asean untuk diselenggarakan setiap tahun secara bergiliran.

Dengan demikian AARM merupakan kegiatan yang bersifat internasional, dan merupakan tolak ukur profesionalisme prajurit Angkatan Darat negara-negara Asean dalam bidang menembak. Oleh karenanya keikutsertaan Tim TNI Angkatan Darat dalam lomba ini secara langsung membawa nama harum bangsa dan Negara khususnya TNI Angkatan Darat di kancah internasional.

Kasad menyampaikan bahwa kegiatan AARM ke-25 tahun 2015 kali ini, Kontingen TNI AD harus memiliki tekad untuk mempertahankan supremasi Juara Umum, yang selalu kita raih selama 7 kali berturut-turut pada penyelenggaraan AARM sejak tahun 2008 lalu. Oleh karena itu, pencapaian prestasi tersebut jangan jadikan beban, tetapi untuk dijadikan sebagai semangat dan motivasi untuk bekerja lebih keras dengan penuh kesungguhan agar dapat menunjukkan prestasi yang terbaik.

”Saya berharap Kontingen TNI AD kali ini selalu menjunjung tinggi sportivitas lomba, memelihara dan meningkatkan sikap disiplin, tetap semangat, sehingga prestasi akan dicapai secara terhormat.” Ucap Kasad.

Hal tersebut mengingat pada penyelenggaraan lomba tembak Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) tahun 2015 bulan Juni lalu di Puckapunyal, Australia, ada upaya dari tim petembak negara lain untuk mengganggu kemenangan Kontingen TNI AD  Indonesia. (Dispenad).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar