Senin, 23 Juni 2014

Pembelian Tank Leopard babak baru hubungan militer RI-barat

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal (Purn) TNI Pramono Edhie Wibowo bersama rombongan High Level Committee (HLC) Kementerian Pertahanan yang dipimpin oleh Wamenhan, Letjen (Purn) TNI Sjafrie Sjamsoedin berkunjung ke Jerman. Rombongan akan mengikuti upacara pelepasan 52 Tank Leopard yang akan dikirimkan ke tanah air.


Pembelian Tank Leopard babak baru hubungan militer RI-barat


"Kerjasama militer dengan negara barat seperti Jerman menunjukan kepercayaan dunia yang makin tinggi terhadap Indonesia," ujar Pramono dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/6).

Menurut Pramono, peluncuran 52 tank Leopard paket pertama ini terkait kontrak pembelian 164 unit yang telah dilakukan November 2013 lalu. Pramono mengklaim dirinya yang menginisiasi modernisasi alutsista sewaktu masih menjabat Kasad.

Dia menegaskan pembelian sejumlah Tank Leopard dari Jerman ini adalah babak baru hubungan kerjasama militer Pemerintah Indonesia dengan negara barat, khususnya Jerman.

Pramono menambahkan, pembelian 164 unit Tank Leopard itu merupakan bagian penting dari penyegaran alutsista yang terahir dilakukan 30 tahun lalu. Penyegaran ini diperlukan Indonesia dalam menjamin kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Rencananya 52 Tank Leopard jenis MBT dan Marder ini akan tiba di Indonesia di kisaran bulan September 2014." ujar Danpusenkav Brigjen TNI Mulyanto. (Merdeka)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar