Kamis, 31 Oktober 2013

AS bela penyadapan pemimpin dunia




james clapper
James Clapper mengatakan mengetahui rencana pemimpin dunia sangat penting bagi AS

Kepala badan intelijen AS mengatakan kepada parlemen bahwa mengetahui niat pemimpin dunia adalah tujuan utama operasi penyadapan.
Direktur Intelijen Nasional James Clapper mengatakan upaya itu adalah "prinsip utama"
Namun ia mengatakan kepada panel intelijen di DPR bahwa AS tidak memata-matai sebuah negara "tanpa pandang bulu."

Pernyataan Clapper adalah respon terhadap polemik internasional menyusul laporan bahwa AS melakukan penyadapan terhadap para sekutu asing mereka.
"Rencana para pemimpin adalah prinsip dasar dari apa yang kami kumpulkan dan analisa," kata Clapper, menambahkan bahwa sekutu asing pun rutin memata-matai pejabat dan badan intelijen AS.
Ia mengatakan bahwa apa yang ia sebut sebagai pengungkapan akan penyadapan Amerika sangat merusak tapi ia sudah mengantisipasi bahwa situasi dapat menjadi lebih buruk.
Wartawan BBC Jonny Dymond di Washington mengatakan jika ada yang mengharapkan permohonan maaf dari komunitas intelijen AS maka mereka akan kecewa.
Sementara itu, media Jerman melaporkan bahwa AS menyadap telepon Kanselir Jerman Angela Merkel selama lebih dari satu dekade dan penyadapan baru berakhir beberapa bulan yang lalu.
NSA juga diduga memata-matai diplomat Prancis di Washington serta di PBB dan juga bahwa mereka menyadap jutaan telephone rakyat Prancis dan Spanyol

Tidak ada komentar:

Posting Komentar