Rabu, 17 Desember 2014

Menhan: Perbatasan Malaysia akan Ditangani Serius



 
UAV Heron Australia saat operasi di Afghanistan (Photo: Australian Defence Force)
UAV Heron Australia saat operasi di Afghanistan (Photo: Australian Defence Force)
Jakarta - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berpendapat garis batas antara Indonesia dan Malaysia merupakan permasalahan yang harus segera ditangani. Sering konflik terjadi lantaran pergeseran yang dilakukan sepihak.

“Kita sudah berpuluh-puluh ada yang geser-geser tapal batas, ini tidak boleh terjadi lagi dan akan kita siapkan patok yang benar,” kata Ryamizard usai Rapim Kemhan 2015 di Kantor Kemhan, Jakarta, Rabu (17/12/2014).
Ke depan, kata pria yang juga mantan Kepala Staf Angkatan Darat ini, posko-posko perbatasan akan dilengkapi dengan pesawat tanpa awak. “Pesawat tanpa awak itu agar bisa mendeteksi patok-patok tersebut,” ujar dia.
Ryamizard juga berencana membuat jalan tidak jauh dari perbatasan Kalimantan dan Malaysia. Jalan tersebut akan dibuat dari ujung Kalimantan Barat hingga ujung Kalimantan Timur. “Untuk perbatasan, kita juga akan membuat jalan dari Kalimantan Barat sampai Kalimantan Timur,” terangnya. (Detik.com).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar