Kamis, 12 Maret 2015

Soal Ekesekusi Mati, Jokowi Akui Banyak Tekanan Asing

Presiden Joko Widodo, mengakui banyak pihak yang menekan dirinya terkait dengan eksekusi mati narapidana kasus narkoba tahap kedua. Tekanan itu, datang dari dunia internasional.


Soal Ekesekusi Mati, Jokowi Akui Banyak Tekanan Asing

"Memang harus saya sampaikan, banyak sekali tekanan-tekanan dari dunia internasional," kata Jokowi di sela acara Gerakan Kewirausahaan Nasional 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis 12 Maret 2015.

Jokowi enggan merinci siapa saja pihak yang disebutkannya menjadi penekan tersebut. Namun diakuinya, hanya ada Perdana Menteri Australia Tony Abbott yang sempat berkomunikasi dengannya.

"Enggak ada yang kontak langsung saya, kecuali PM Abbott sudah dua minggu lalu," katanya.

Meski begitu, Jokowi tetap memastikan tidak akan tunduk dengan tekanan tersebut. Eksekusi mati, merupakan keputusan final dan sudah menjadi kedaulatan hukum bagi Indonesia. "Ini kedaulatan hukum kita," katanya.  (VivaNews)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar