Senin, 02 Maret 2015

Korut tembakkan rudal Scud, Korsel-AS mulai pelatihan

Korut tembakkan rudal Scud, Korsel-AS mulai pelatihan


Simulasi peluncuran rudal taktis oleh Pasukan Strategis Tentara Rakyat Korea (KPA) terlihat saat kunjungan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di garis depan sektor barat dalam foto tak bertanggal yang dirilis oleh Kantor Berita Korea Utara KCNA di Pyongyang, Korea Utara, Kamis (10/7). (ANTARA FOTO/REUTERS/KCNA/ox/14.)
Seoul (ANTARA News) - Korea Utara menembakkan dua rudal jarak-dekat ke perairan di bagian timur negeri itu pada Senin, ketika Korea Selatan dan Amerika Serikat memulai pelatihan-gabungan tahunan mereka, kata Kantor Berita Yonhap.

Seorang pejabat Kementerian Pertahanan, sebagaimana dikutip, mengatakan Korea Utara menembakkan dua rudal, yang diperkirakan adalah rudal balistik Scud, dari pukul 06.32 sampai 06.41 waktu setempat dari Daerah Nampo, Provinsi Pyongyang Selatan.



Rudal itu, yang ditembakkan dari Nampo, Kota Pantai yang terletak di sebelah barat-daya Ibu Kota DPRK --Pyongyang, terbak sekitar 490 kilometer melintasi wilayahnya ke perairan di bagian timur negeri tersebut.

Pejabat itu mengatakan militer Korea Selatan secara seksama mengawasi kemungkinan tindakan provokasi, termasuk penembakan rudal lagi, demikian laporan Xinhua di Jakarta, Senin pagi.

Penembakan rudal tersebut dilakukan pada hari Korea Selatan dan Amerika Serikat melancarkan pelatihan militer gabungan tahunan mereka meskipun ada penentangan keras dari DPRK.

Departemen Staf Umum Angkatan Darat Rakyat Korea, sebelumnya mengatakan di dalam satu pernyataan bahwa Pyongyang takkan berpangku tangan dalam menghadapi pelatihan perang itu. Pelatihan tersebut, katanya, adalah pelatihan bagi perang nuklir terhadap utara untuk menghilangkan pemimpin DPRK dan menduduki Pyongyang.

Seoul dan Washington melancarkan pelatihan perang gabungan tahunan mereka pada Senin. Pelatihan pos komando "Key Resolve" itu direncanakan berlangsung dari 2 Maret sampai 13 Mare, dengan melibatkan sebanyak 10.000 prajurit Korea Selatan dan 8.600 tentara AS.

Pelatihan "Foal Eagle" akan berlangsung dari 2 Maret sampai 24 April, dengan melibatkan tak kurang dari 200.000 prajurit Korea Selatan dan 3.700 personel militer Amerika, termasuk 3.500 tentara AS dari luar negeri.

Pelatihan "Foal Eagle" adalah serangkaian pelatihan manuver lapangan yang melibatkan operasi udara, laut dan khusus.


REUTERS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar